Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan, banjir yang terjadi di Kendari tak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi hingga menyebabkan meluapnya belasan sungai. Tetapi juga akibat pengelolaan tata ruang kota yang tidak berperspektif lingkungan atau ekologis.
Direktur Walhi Sultra Susiyanti Kamil mengatakan secara topografi Kota Kendari berada pada bantaran Sungai Wanggu dan dan Teluk Kendari. Sehingga secara otomotis kawasan tersebut adalah daerah resapan yang dapat menimbulkan bencana jika tidak ditangani secara arif dalam penataan ruang.
Jika kita mencermati penataan ruang Kota Kendari, hampir semua daerah resapan telah berubah fungsi, dipadatkan oleh bangunan rumah toko, perumahan, investasi swasta. Namun di sisi lain kawasan penyangga yang dapat meminimalisir resiko banjir juga dalam keadaaan genting,” ungkap Susi, Rabu (17/7/2013)
Menurutnya, hutan di seputar Daerah Aliran Sungai (DAS) Wanggu juga semakin kritis, begitupun dengan hutan mangrove di sekitar Teluk Kendari yang tersisa 10 persen.
"Kebijakan perlindungan garis sepadan sungai yang mestinya diterapkan dalam penataan ruang juga diabaikan. Pemerintah juga tidak pernah melahirkan kebijakan soal sitem draniase pada kawasan-kawasan resapan, begitupun juga kebijakan yang mengatur soal ketinggian lahan bangunan pada derah-daerah di dataran rendah,” ucapnya.
Susi bersepakat dengan pendapat beberapa kalangan yang menyebutkan banjir di Kendari akibat buruknya sistem drainase.
"Mestinya sejak awal menyusun RTRW (Rencana Tata Ruang Kota) aspek topografi dan ekologi, aspek kesatuan ruang hulu hilir, (DAS hingga Teluk Kendari) menjadi basis dalam menyusun tataruang kota. Dalam penyusunan Perda Tata Ruang Kota Kendari, juga tidak melibatkan masyarakat,” tambahnya.
Karena itu, lanjut Susi, Walhi Sultra mendesak pemerintah Kota Kendari, mengeluarkan kebijakan perlindungan daerah resapan, kawasan penyangga, dataran rendah dan perlindungan garis sepadan sungai dan kawasan Teluk Kendari. Jika hal itu tidak dilakukan, Kendari kini dan kedepan akan menjadi kota krisis bencana.
“Walhi Sultra juga akan mengugat Pemerintah Kota Kendari terhadap Tata Ruang Kota yang tidak melindungi warga dari bencana,” Susi menegaskan.
Jumat, 19 Juli 2013
Senin, 15 Juli 2013
Tips Cantik
Selain digunakan sebagai bahan dasar salad sayur, mentimun ternyata memiliki khasiat alami untukmenjaga kesehatan kulit wajah. Buah dengan bentuk bulat memanjang ini sudah lama digunakan sebagai alternatif perawatan wajah selain memakai kosmetik kecantikan.
Karena cara merawat wajah memakai mentimun merupakan cara alami maka, tidak akan menimbulkan efek samping seperti masalah jerawat di muka. Selain menggunakan masker mentimun, ada beberapa cara lain yang memanfaatkan bahan – bahan alami seperti :
Bagi anda wanita yang lebih memilih cara tradisional yang aman dan tidak menimbulkan efek samping, gunakan cara alami dan tinggalkan kosmetik yang berbahan dasar zat kimia.
Namun untuk anda yang mungkin tidak memiliki waktu luang banyak, karena kesibukan pekerjaan atau lainnya, pastikan anda memilih kosmetik kecantikan yang tidak mengandung bahan kimia yang justru dapat merusak kecantikan kulit wajah anda di kemudian hari.
Merawat kulit wajah dengan cara alami dapat menggunakan manfaat buah mentimun. Selain mudah ditemukan dan harganya murah, perawatan wajah secara alami tidak akan menimbulkan efek samping pada wajah cantik anda.
Karena cara merawat wajah memakai mentimun merupakan cara alami maka, tidak akan menimbulkan efek samping seperti masalah jerawat di muka. Selain menggunakan masker mentimun, ada beberapa cara lain yang memanfaatkan bahan – bahan alami seperti :
- Manfaat madu untuk melembabkan kulit wajah
- Memutihkan wajah dengan masker beras putih
- Mengencangkan kulit muka menggunakan jeruk nipis
- Mencerahkan wajah dengan masker buah pepaya
Bagi anda wanita yang lebih memilih cara tradisional yang aman dan tidak menimbulkan efek samping, gunakan cara alami dan tinggalkan kosmetik yang berbahan dasar zat kimia.
Namun untuk anda yang mungkin tidak memiliki waktu luang banyak, karena kesibukan pekerjaan atau lainnya, pastikan anda memilih kosmetik kecantikan yang tidak mengandung bahan kimia yang justru dapat merusak kecantikan kulit wajah anda di kemudian hari.
Bagaimana Cara Merawat Wajah Dengan Masker Mentimun?
Mentimun merupakan buah yang berguna untuk menyegarkan kulit, memiliki manfaat sebagai pembersih sekaligus pelembab, dapat memperkecil pori – pori kulit wajah serta pendingin kulit karena sengatan sinar matahari.- Ambil buah mentimun yang masih segar
- Cuci dengan air bersih kemudian parut sampai kecil
- Gunakan parutan mentimun sebagai masker wajah
- Biarkan selama 15 – 20 menit kemudian cuci muka dengan air bersih
Merawat kulit wajah dengan cara alami dapat menggunakan manfaat buah mentimun. Selain mudah ditemukan dan harganya murah, perawatan wajah secara alami tidak akan menimbulkan efek samping pada wajah cantik anda.
Langganan:
Komentar (Atom)